Kapolres Aceh Selatan Hadiri Rapat Koordinasi Daerah dan Pencanangan Sensus Pertanian 2023

Tribratanewsacehselatan – Kapolres Aceh Selatan AKBP Nova Suryandaru,S.I.K Hadiri Rapat Koordinasi Daerah dan Pencanangan Sensus Pertanian 2023 (ST23) di Aula Dinas Periwisata Kabupaten Aceh Selatan. Rabu (31 Mei 2023)

Adapun Yang Hadir Dalam Kegiatan Tersebut Yaitu Bupati Aceh Selatan Yang Diwakili Oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Satdakap Aceh Selatan Sdr.Erwandi,S.sos,M.Si, Kapolres Aceh Selatan AKBP Nova SUryandaru,S.I.K, Dandim 0107/aceh Selatan yang Diwakili Oleh Pasi Pers Kapten Amri Umari, Kajari Aceh Selatan Sdr.Heru Anggoro,S.H, Wakil Ketua 1 DPRK Aceh Selatan Sdr.T.Bustami,S.E, Kepala badan Statistik kabupaten Aceh Selatan Sdr.Armelia Amri,S.ST,M.Si, Kadis Pertanian aceh Selatan Sdr.H. Nyaklah,SP,MM, Kadis Kaminfo Aceh Selatan Sdr.Munharsam, Kepala KTNA Aceh Selatan Sdr.Alfian,S.H, Anggota DPRK Aceh Selatan Sdr.siska Elvida Rajo Evi, Para Camat Se Kabupaten Aceh Selatan, Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Aceh Selatan Sdr.Sunarjadi, dan Staf Karyawan Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Selatan Dan Dinas Pertanian Aceh Selatan.

Tujuan dari Sensus Pertanian 2023 ini yakni untuk mendapatkan gambaran secara komprehensif kegiatan pertanian. Cakupannya meliputi subsektor tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan, kehutanan, perkebunan, dan jasa pertanian.

Dalam Sosialisasi Tersebut Kepala Badan Statistik Kabupaten Aceh Selatan Sdr.Armelia Amri,S.ST,M.Si Menyampaikan Hasil Sensus Pertanian 2023 diharapkan dapat menjawab isu pertanian global dan nasional seperti:

1. ketahanan pangan (ketersediaan, akses, dan keterjangkauan pangan),

2. Kualitas dan keamanan pangan (prevalensi stunting dan gizi buruk)

3. Keberlanjutan secara sosial, ekonomi, dan lingkungan (Regenerasi petani, Petania sekala kecil, konversi lahan, dan dampak perubahan iklim).

Sensus Petanian 2023 juga diharapkan dapat memberikan gambaran secara komprehensif terkait kondisi pertanian di Indonesia hingga wilayah terkecil dan berkontribusi dalam peningkatan kualitas desain kebijakan yang menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan strategis sektor pertanian. Dukungan terhadap kebijakan strategis pemerintah seperti Reformasi penyaluran subsidi pupuk melalui perbaikan data sasaran, perbaikan tata kelola basis data pertanian, pengendalian laju konversi lahan pertanian khusunya sawah, modernisasi sektor pertanian melalui adopsi mekanisasi modern dan digitalisasi pertanian.

Kegiatan Berlangsung Aman dan Lancar.[Humasresasel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *