Gerak Cepat Personel, Longsor Tutup Jalan Nasional Tapaktuan–Subulussalam Berhasil Ditangani
Tribratanewsacehselatan – Respons cepat ditunjukkan oleh jajaran Polsek Bakongan Timur bersama personel Polres Aceh Selatan Polda Aceh dalam menangani peristiwa tanah longsor yang menutup badan Jalan Nasional lintas Tapaktuan–Subulussalam, tepatnya di kawasan pegunungan Desa Sawah Tingkem, Kecamatan Bakongan Timur. Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 23.30 WIB akibat tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut, Rabu, 22 April 2026.
Mendapatkan informasi dari layanan Call Center 110 melalui SPKT Polres Aceh Selatan, personel Polsek Bakongan Timur tanpa menunggu waktu lama langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan serta memastikan keselamatan para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.
Tidak hanya melakukan pengamanan, personel juga bersama instansi terkait dan masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan. Proses evakuasi dilakukan dengan menggunakan satu unit alat berat jenis beco loader milik Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh Pos Bakongan Timur, sehingga mempercepat proses penanganan di lokasi kejadian.
Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., melalui Kapolsek Bakongan Timur Ipda Yulianda Satria, S.H., menyampaikan bahwa sinergi antara aparat kepolisian, TNI, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam percepatan penanganan bencana tersebut. “Kami bergerak cepat begitu menerima laporan, dan berkat kerja sama semua pihak, material longsor dapat segera disingkirkan sehingga akses jalan kembali dapat digunakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Setelah dilakukan pembersihan secara intensif, pada pukul 03.00 WIB kamis dini hari, badan Jalan Nasional Tapaktuan–Subulussalam yang sebelumnya tertutup longsor berhasil dibuka kembali. Arus lalu lintas pun kembali normal dan lancar dilalui kendaraan. Kejadian ini menjadi bukti kesiapsiagaan aparat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.[Humasresasel]
