Polres Aceh Selatan Laksanakan Tes Urine Narkoba Personel UKP TMT 01 Juli 2026
Tribratanewsacehselatan – Polres Aceh Selatan Polda Aceh melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) melaksanakan pemeriksaan tes urine narkoba terhadap personel yang diusulkan kenaikan pangkat Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 01 Juli 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai bertempat di Klinik Polres Aceh Selatan, Selasa, 10 Februari 2026.
Pemeriksaan tes urine ini dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Aceh Selatan AKBP Eko Yustrianto serta melibatkan unsur pengawas internal, yakni Kasiwas, Kasi Propam beserta anggota, dan P.S. Kasi Dokkes bersama tim medis. Keterlibatan fungsi pengawasan dan kesehatan tersebut bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan secara objektif, transparan, serta sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan dilakukan menggunakan alat Rapid Diagnostic Test (RDT) guna mendeteksi berbagai jenis zat narkoba, antara lain Methamphetamine (sabu), Tetrahydrocannabinol (ganja), Amphetamine (ekstasi), Benzodiazepine (obat penenang), serta Cocain. Seluruh tahapan pemeriksaan dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas.
Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., melalui Kabag SDM menyampaikan bahwa pemeriksaan tes urine ini merupakan salah satu tahapan wajib yang harus dilalui oleh setiap personel yang diusulkan kenaikan pangkat. “Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel yang akan mengikuti UKP benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkoba serta siap secara mental, fisik, dan integritas dalam mengemban tanggung jawab pada jenjang kepangkatan yang lebih tinggi,” ujarnya.
Peserta tes urine merupakan personel Polres Aceh Selatan dan Polsek jajaran yang memenuhi persyaratan UKP TMT 01 Juli 2026. Dari total 46 personel yang terdata, sebanyak 38 personel hadir dan mengikuti pemeriksaan, sementara 8 personel lainnya berhalangan hadir karena sedang melaksanakan tugas kedinasan. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 38 sampel urine tersebut, seluruh peserta dinyatakan negatif dan tidak ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan narkoba.[Humasresasel]
