Polri Bersama TNI dan Tim Gabungan Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Ujung Mangki, 70 Persen Area Berhasil Dikendalikan

Tribratanewsacehselatan – Personel Polres Aceh Selatan Polda Aceh bersama Polsek Bakongan, TNI, BPBD Damkar, TNGL, KPH Bakongan, Satpol PP serta masyarakat bergerak cepat melakukan pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Gampong Ujung Mangki, Kecamatan Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan. Kegiatan tersebut dipimpin dalam sinergi tim gabungan sebagai bentuk respons cepat Polri dalam mencegah meluasnya kebakaran dan menjaga keselamatan masyarakat serta lingkungan, Kamis, 3 September 2026.

Sebelum menuju lokasi, personel gabungan terlebih dahulu melaksanakan apel kesiapsiagaan pada pukul 08.00 WIB. Setelah itu, tim bergerak menuju sejumlah titik Karhutla yang berada di areal perkebunan masyarakat. Setibanya di lokasi, personel dibagi menjadi dua tim untuk melakukan pemadaman secara menyeluruh dengan menyisir titik-titik yang masih mengeluarkan asap dan api. Personel Polri turut berada di lapangan, bahu membahu bersama seluruh unsur dalam menghadapi kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar.

Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., M.H., Kapolsek Bakongan Ipda Zulkahar, S.H., mengatakan, kehadiran personel Polri dalam penanganan Karhutla merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk selalu hadir dan memberikan perlindungan kepada masyarakat serta lingkungan. “Kami bersama TNI, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat terus berupaya maksimal memadamkan api agar tidak meluas. Personel di lapangan juga terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang masih mengeluarkan asap,” ujar Kapolsek Bakongan.

Dalam proses pemadaman, tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan mesin dan selang air serta kondisi lahan yang kering dan sebagian merupakan tanah gambut sehingga api berpotensi cepat merambat. Meski demikian, semangat personel tidak surut. Dengan dukungan dua unit mesin portable milik Damkar 05/Bakongan, tim terus melakukan pemadaman dan pendinginan. Hingga perkembangan terakhir, sekitar 70 persen area yang terbakar berhasil dikendalikan, sementara gumpalan asap yang masih muncul pascahujan terus dipantau untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Polres Aceh Selatan memastikan penanganan Karhutla akan terus dilakukan secara terpadu bersama seluruh stakeholder. Selain melakukan pemadaman, personel Polri juga mengedepankan langkah pencegahan dengan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kehadiran personel Polri di tengah kepulan asap dan medan yang sulit menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga siap turun langsung melindungi masyarakat dan lingkungan dari ancaman Karhutla.[Humasresasel]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *