Wakapolres Aceh Selatan Hadiri Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Polri Siap Gerak Cepat Tangani Karhutla
Tribratanewsacehselatan – Kapolres Aceh Selatan T. Ricki Fadlianshah, S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Kompol M. Jafaruddin, S.E., M.A.P., menghadiri apel kesiapsiagaan penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Aceh Selatan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen Polres Aceh Selatan dalam memastikan kesiapan personel serta memperkuat langkah pencegahan dan penanganan Karhutla secara cepat dan terpadu, Kamis, 27 Agustus 2026.
Kegiatan apel kesiapsiagaan tersebut dipimpin oleh Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, S.E., M.Sos., dan didampingi oleh Kapolres Aceh Selatan diwakili Wakapolres, Dandim 0107/Aceh Selatan Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., Kajari Rozano Yudistira, S.H., M.H., serta dihadiri para tamu undangan lainnya. Kehadiran Wakapolres menunjukkan komitmen Polres Aceh Selatan dalam mendukung penuh upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.
Apel kesiapsiagaan tersebut dilaksanakan sebagai langkah antisipasi sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi ancaman Karhutla. Dalam kegiatan itu, kesiapan personel, sarana dan prasarana serta pola penanganan apabila terjadi kebakaran menjadi perhatian bersama, sehingga setiap kejadian dapat segera direspons dan ditangani sebelum api meluas.
Polres Aceh Selatan menegaskan kesiapan jajaran kepolisian untuk mendukung penuh upaya pencegahan dan penanganan Karhutla. Personel Polres hingga Polsek jajaran siap digerakkan ke lokasi apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan, sekaligus melakukan pemantauan dan langkah-langkah pencegahan di wilayah yang memiliki potensi kerawanan.
Wakapolres Aceh Selatan menyampaikan bahwa Polri siap bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam menghadapi Karhutla. “Polres Aceh Selatan siap menyiagakan personel dan sarana pendukung, termasuk mobil AWC (Armoured Water Cannon) bergerak cepat apabila terjadi Karhutla di wilayah Aceh Selatan. Kami juga terus mengedepankan langkah preventif melalui patroli berkala, pemantauan titik panas api atau hotspot melalui aplikasi lancang kuning serta imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan Karhutla sebagai bentuk kesiapan dan keterampilan personel serta seluruh unsur terkait dalam menghadapi situasi kebakaran hutan dan lahan. Simulasi tersebut menggambarkan proses penanganan Karhutla secara terpadu, mulai dari respons awal hingga upaya pemadaman dan pengendalian api. Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Selatan memastikan personel siap digerakkan dengan cepat dan bersinergi bersama instansi terkait apabila terjadi Karhutla di wilayah Aceh Selatan.[Humasresasel]
